TUGAS KULIAH
NAMA :
Dita Afida
NIM : A12.2014.05213
KELOMPOK : A12. 6703
MAKUL :
Manajemen Rantai Pasok
Definisi
Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management)
Manajemen
Rantai Pasokan atau disebut Supply Chain Management
merupakan pengelolaan rantai siklus yang lengkap mulai bahan mentah dari para
supplier, ke kegiatan operasional di perusahaan, berlanjut ke distribusi sampai
kepada konsumen. Istilah supply chain management pertama kali dikemukakan oleh
Oliver dan Weber pada tahun 1982. Supply chain adalah jaringan fisiknya, yakni
perusahaan–perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi
barang, maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, supply chain management adalah
metode, alat, atau pendekatan pengelolaannya.
Supply Chain Management meliputi hal-hal berikut :
Bagian
|
Cakupan kegiatan antara lain
|
Pengembangan
produk
|
Melakukan
riset pasar, merancang produk baru, melibatkan supplier dalam
perancangan produk baru
|
Pengadaan
|
Memilih supplier,
mengavaluasi kinerja supplier, melakukan pembelian bahan baku dan
komponen, memonitor supply risk, membina dan memelihara hubungan
dengan supplier
|
Perencanaan & Pengendalian
|
Demand planning, peramalan permintaan, perencanaan kapasitas, perancanaan
produksi dan persediaan
|
Operasi / Produksi
|
Eksekusi produksi, pengendalian
kualitas
|
Pengiriman / Distribusi
|
Perencanaan jaringan distribusi,
penjadwalan pengiriman, mencari dan memelihara hubungan dengan perusahaan
jasa pengiriman, memonitor service level di tiap pusat distribusi
|
Dari
bagian yang ada pada supply chain management tersebut pada bagian Perencanaan
& Pengendalian perlu melihat strategi yang ada pada jurnal “Efektifitas Sumber Pengetahuan Dalam Organisasi (Knowledge
Management Systems Strategy). Jurnal milik Indra Gamayanto”
Pada
Jurnal dikatakan bahwa Rancangan manajemen pengetahuan yang sukses memiliki
sasaran perancangan sebagai berikut :
Fokuskan pada informasi
kritis
Dengan begitu banyaknya informasi yang datang dari
sedemikian banyak sumber, pekerja pengetahuan seringkali menghabiskan
berjam-jam untuk memilah-milah berbagai materi dalam rangka mendapatkan titik
kuncinya.
Mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber
Suatu sistem manajemen pengetahuan mengintegrasikan
informasi dari berbagai sumber. Pesan-pesan bisnis yang utama dari aplikasi
perusahaan, halaman internet dan intranet, folder-folder tim, serta file
pribadi bisa diorganisasikan dan dilihat dengan gampang pada sistem yang
dirancang dengan baik.
Mengungkit pengetahuan dari pihak lain
Sistem manajemen pengetahuan memungkinkan para
pekerja pengetahuan untuk mengungkit apa yang diketahui oleh masing-masing.
Karena korporasi menjadi semakin global, kolaborasi menjadi semakin sulit.
Lokasinya bersebelahan maupun dipisahkan oleh lautan luas, para pekerja tetap
saja dapat menggunakan sistem itu untuk melokasikan dan berkomunikasi dengan
pakar, berkolaborasi dalam berbagai proyek, atau melakukan riset terhadap dokumen
dan presentasi perusahaan.
Mengerjakan informasi yang sama, baik di kantor maupun
dalam perjalanan
Manajemen pengetahuan memungkinkan para pekerja
pengetahuan untuk membuat keputusan bisnis yang
efektif dan efisien di manapun ia berada.
Selain beberapa strategi diatas, suatu Perencanaan
& Pengendalian perlu melihat kebutuhan pada konsumen. Kita perlu melihat
apa yang dibutuhkan oleh konsumen sekarang. Kita perlu melakukan penafsiran
kebutuhan. Penaksiran kebutuhan merupakan tindakan penyeimbangan antara
kebutuhan pengguna akhir dengan pemeliharaan keseluruhan strategi bisnis
proyeknya. Bagian penaksiran kebutuhan dari prosesnya seringkali dilakukan
bersamaan dengan penelitian terhadap sumber informasi untuk memastikan proses
perkembangan yang cepat, maka saya mendiskusikannya di bagian ini. Sistem
manajemen pengetahuan merupakan cara yang mengagumkan untuk mengaduk informasi
dan aplikasi bisnis dari berbagai sumber ke dalam suatu lingkungan yang terintegrasi,
akrab dan interaktif. Tujuan penaksiran kebutuhan adalah menjelaskan informasi
mana yang akan memberikan dampak terbesar sebagai bagaian dari sistem.
Daftar Pustaka
Efektifitas Sumber Pengetahuan
Dalam Organisasi (Knowledge Management Systems Strategy)
Indra Gamayanto Dosen Tetap
Departemen Sistem InformasiInstitut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung
gama@ithb.ac.id klik disini