Sabtu, 05 November 2016

Supply Chain Management




TUGAS KULIAH


NAMA                        : Dita Afida
NIM                            : A12.2014.05213
KELOMPOK              : A12. 6703
MAKUL                     : Manajemen Rantai Pasok


Definisi Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management)

Manajemen Rantai Pasokan atau disebut Supply Chain Management merupakan pengelolaan rantai siklus yang lengkap mulai bahan mentah dari para supplier, ke kegiatan operasional di perusahaan, berlanjut ke distribusi sampai kepada konsumen. Istilah supply chain management pertama kali dikemukakan oleh Oliver dan Weber pada tahun 1982. Supply chain adalah jaringan fisiknya, yakni perusahaan–perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi barang, maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, supply chain management adalah metode, alat, atau pendekatan pengelolaannya.

Supply Chain Management meliputi hal-hal berikut :

Bagian
Cakupan kegiatan antara lain
Pengembangan produk
Melakukan riset pasar, merancang produk baru, melibatkan supplier dalam perancangan produk baru
Pengadaan
Memilih supplier, mengavaluasi kinerja supplier, melakukan pembelian bahan baku dan komponen, memonitor supply risk, membina dan memelihara hubungan dengan supplier
Perencanaan & Pengendalian
Demand planning, peramalan permintaan, perencanaan kapasitas, perancanaan produksi dan persediaan
Operasi / Produksi
Eksekusi produksi, pengendalian kualitas
Pengiriman / Distribusi
Perencanaan jaringan distribusi, penjadwalan pengiriman, mencari dan memelihara hubungan dengan perusahaan jasa pengiriman, memonitor service level di tiap pusat distribusi


Dari bagian yang ada pada supply chain management tersebut pada bagian Perencanaan & Pengendalian perlu melihat strategi yang ada pada jurnal “Efektifitas Sumber Pengetahuan Dalam Organisasi (Knowledge Management Systems Strategy). Jurnal milik Indra Gamayanto”
Pada Jurnal dikatakan bahwa Rancangan manajemen pengetahuan yang sukses memiliki sasaran perancangan sebagai berikut : 

*       Fokuskan pada informasi kritis

Dengan begitu banyaknya informasi yang datang dari sedemikian banyak sumber, pekerja pengetahuan seringkali menghabiskan berjam-jam untuk memilah-milah berbagai materi dalam rangka mendapatkan titik kuncinya.

*       Mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber

Suatu sistem manajemen pengetahuan mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber. Pesan-pesan bisnis yang utama dari aplikasi perusahaan, halaman internet dan intranet, folder-folder tim, serta file pribadi bisa diorganisasikan dan dilihat dengan gampang pada sistem yang dirancang dengan baik.

*       Mengungkit pengetahuan dari pihak lain

Sistem manajemen pengetahuan memungkinkan para pekerja pengetahuan untuk mengungkit apa yang diketahui oleh masing-masing. Karena korporasi menjadi semakin global, kolaborasi menjadi semakin sulit. Lokasinya bersebelahan maupun dipisahkan oleh lautan luas, para pekerja tetap saja dapat menggunakan sistem itu untuk melokasikan dan berkomunikasi dengan pakar, berkolaborasi dalam berbagai proyek, atau melakukan riset terhadap dokumen dan presentasi perusahaan.

*       Mengerjakan informasi yang sama, baik di kantor maupun dalam perjalanan

Manajemen pengetahuan memungkinkan para pekerja pengetahuan untuk membuat keputusan bisnis yang  efektif dan efisien di manapun ia berada.

Selain beberapa strategi diatas, suatu Perencanaan & Pengendalian perlu melihat kebutuhan pada konsumen. Kita perlu melihat apa yang dibutuhkan oleh konsumen sekarang. Kita perlu melakukan penafsiran kebutuhan. Penaksiran kebutuhan merupakan tindakan penyeimbangan antara kebutuhan pengguna akhir dengan pemeliharaan keseluruhan strategi bisnis proyeknya. Bagian penaksiran kebutuhan dari prosesnya seringkali dilakukan bersamaan dengan penelitian terhadap sumber informasi untuk memastikan proses perkembangan yang cepat, maka saya mendiskusikannya di bagian ini. Sistem manajemen pengetahuan merupakan cara yang mengagumkan untuk mengaduk informasi dan aplikasi bisnis dari berbagai sumber ke dalam suatu lingkungan yang terintegrasi, akrab dan interaktif. Tujuan penaksiran kebutuhan adalah menjelaskan informasi mana yang akan memberikan dampak terbesar sebagai bagaian dari sistem.



Daftar Pustaka
Efektifitas Sumber Pengetahuan Dalam Organisasi (Knowledge Management Systems Strategy)  
Indra Gamayanto Dosen Tetap Departemen Sistem Informasi
Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung
gama@ithb.ac.id klik disini



 

1 komentar:

  1. saya senang bekerja sama dengan mr pedro selama beberapa tahun sebagai mitra bisnis. selama waktu itu pedro dan tim perusahaan pinjamannya menjabat sebagai perwakilan hipotek untuk rumah saya juga untuk pembiayaan bisnis saya dan dia membantu saya menutup pinjaman yang sangat membantu saya dalam bisnis saya hari ini, kami secara konsisten jauh di atas tujuan kami dan ini hanya bisa bisa diatribusikan pada kerja keras mr pedro. saya menghargai kerja keras Anda dan juga terima kasih banyak kepada tim Anda karena telah membantu saya dengan pinjaman untuk mengembangkan bisnis saya. jika Anda mencari pinjaman dalam bentuk apa pun, hubungi mr pedro di pedroloanss@gmail.com mr pedro adalah petugas pinjaman jujur ​​yang bekerja dengan sejumlah besar investor yang bersedia membiayai proyek apa pun. untungnya, seiring waktu hubungan kami tumbuh melampaui pekerjaan dan saya masih senang memanggilnya teman tepercaya.

    BalasHapus